Lulusan FK Unsri Mampu Bersaing dengan Lulusan Luar Negeri



Hal itu disampaikan Pembantu Rektor I, Prof. Dr. Anis Saggaf, MSCE dalam sambutannya mewakili Rektor pada acara Dies Natalis Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (FK Unsri) yang ke-52. Dies Natalis dengan tema "Dengan Program Jaminan Kesehatan Nasional Kita Tingkatkan Kesehatan Masyarakat Melalui Peningkatan Peran Doter di Layanan Primer" ini akan berlangsung selama empat hari. Pidato ilmiah dengan judul "Upaya Preventif dan Promotif dalam Skema JKN" disampaikan oleh Prof. dr. Tan Malaka, MOH, DrPH,SpOK. Pembukaan dan orasi ilmiah berlangsung di Graha Sriwijaya Kampus Unsri Bukit Besar Palembang, 09 Oktober 2014. 
Untuk hari kedua dilaksanakan Pap’S Smear gratis bagi karyawan FK dan rumah sakit beserta keluarganya; simposium dokter mengenai BPJS yang akan dilangsungkan di RS Mata Palembang; dan hari terakhir acara Temu Broyot di Wisma Atlit yang dimeriahkan dengan Teater Dul Muluk. Sedangkan minggu pagi akan diadakan jalan pagi, senam, dan pertandingan Bulu Tangkis. 
Lebih lanjut, Anis Saggaf, MSCE mengatakan bahwa Unsri saat ini sedang mengembangkan diri bersama perguruan tinggi lain. Sedangkan capaian, saat ini, Unsri sudah menjadi perguruan tinggi terbaik di luar Jawa. Tantangan yang dihadapi berikutnya, menurutnya, adalah mengalahkan lima perguruan tinggi yang sejahtera.


“Kita ingin menerobos itu, menyajarkan, dan saya yakin Unsri bisa. Semua ini didapat dari hasil kerja semua komponen yang dikomandoi Bu Rektor. semua komponen bergerak, khususnya FK yang sudah dikenal di mana-mana. Kita sudah merekrut mahasiswa dari Malaysia. Membuat kerjasama dengan beberapa rumah sakit dan pemerintah di Malaysia, sehingga kita tidak hanya bisa mendidik Bangsa Indonesia, akan tetapi juga negara tetangga," demikian sambutan Pembantu Rektor I.
Selanjutnya Anis Saggaf mengatakan, "Ada hal yang menarik yang tidak sengaja saya dengar pada saat terakhir saya pergi ke Malaysia. Saya berjumpa dengan orang tua mahasiswa yang anaknya kuliah di sini (Unsri,red). Kita ketahui bahwa yang datang ke kita bukan yang number one, yang datang dari Malaysia ke Indonesia untuk digodok di FK Unsri, itu adalah siswa yang levelnya tiga, tetapi begitu pulang ke Malaysia mereka bisa bersaing dengan lulusan-lulusan dari luar. 
Itu sebabnya kenapa saat ini dari Malaysia menggebu-gebu untuk masuk ke Unsri. Apa kelebihan kita? Lulusan kita cepat mengambil keputusan. Kalau yang dari tempat lain nyuntik saja berpikir-pikir, karena mereka tidak biasa dididik seperti itu. Dengan tempaan FK Unsri mereka bisa bersaing. Oleh karena itu, ini sudah saatnya FK Unsri merambah ke negara Asean. Insyaallah dengan program kelas bilingual yang sudah dimulai di FK saya yakin di masa mendatang dari negara-negara Asean akan banyak yang ke sini,” kata Anis Saggaf. Selain itu, Anis Saggaf juga menyampaikan bahwa dalam jangka waktu tidak lama FK akan membuka Program S3.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Lulusan FK Unsri Mampu Bersaing dengan Lulusan Luar Negeri"

Post a Comment