Penyebab Beasiswa Bidikmisi Dicabut



Agar seimbang, kewajiban dan hak seyogianya bisa berjalan beriringan. Hal itulah yang juga diterapkan dalam program beasiswa Bidikmisi. Penerima dana pendidikan dari pemerintah itu harus bisa memenuhi segala aturan agar beasiswanya tidak dicabut.
Perguruan tinggi juga memiliki peran dalam menghentikan bantuan dana pendidikan kepada mahasiswanya. Pedoman Penyelenggaraan Bantuan Biaya Pendidikan Bidikmisi Tahun 2015, menjelaskan, di antara penyebab beasiswa Bidikmisi adalah mahasiswa penerima mengambil cuti, drop out (DO), non aktif atau diberhentikan sementara.

Salah satu pelanggaran berat yang dapat membuat beasiswa dicabut adalah mahasiswa melampirkan data palsu usai diterima di perguruan tinggi. Beasiswa juga akan dihentikan kepada mahasiswa yang mengundurkan diri. Jika ini terjadi, maka beasiswa bisa dialihkan kepada mahasiswa lain yang memenuhi syarat penerimaan Bidikmisi.
Jika ada mahasiswa penerima Bidikmisi meninggal dunia, maka haknya akan diberikan kepada keluarga atau ahli waris. Pengalihan alokasi beasiswa juga akan dilakukan ketika mahasiswa lulus lebih cepat dari waktu yang telah ditetapkan oleh perguruan tinggi.
Perguruan tinggi juga memiliki hak mencabut beasiswa Bidikmisi dengan mempertimbangkan berbagai pelanggaran yang dilakukan mahasiswa. Keterangan tenang pelanggaran dan sanksi ini bisa dilampirkan dalam peraturan pendaftaran mahasiswa baru dan panduan akademik.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Penyebab Beasiswa Bidikmisi Dicabut"

Post a Comment