2.000 Mahasiswa Tak Mampu di NTT Difasilitasi Beasiswa


Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyediakan dana Rp5 miliar untuk beasiswa bagi 2.000 mahasiswa dari keluarga kurang mampu tetapi berprestasi di kampusnya.
"Dana ini hanya diberikan kepada mahasiswa semester IV ke atas yang sudah direkomendasikan setiap perguruan tinggi dengan pagu dana beasiswa per mahasiswa miskin Rp2,5 juta per tahun," kata Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi NTT Barthol Badar di Kupang, Sabtu (27/6/2015).
Ia mengatakan, realisasi penyaluran bantuan itu akan dilaksanakan pada Juli 2015 untuk sejumlah mahasiswa di 57 perguruan tinggi negeri dan swasta setempat.
Menurutnya, data mahasiswa calon penerima saat ini sedang diverifikasi dan menurut rencana akan diserahkan kepada para penerimanya oleh Gubernur NTT, khusus untuk mahasiswa yang ada di Kota Kupang.
Dia menjelaskan, karena di NTT ada sekitar 57 perguruan tinggi, maka kuota penerima beasiswa akan dilihat sesuai jumlah mahasiswa. Dari data yang ada, Undana dan Universitas PGRI Kupang akan mendapat jatah 185 penerima. Sedangkan penerima beasiswa paling sedikit adalah dari Akademi Kebidanan Sta. Elisabeth Kefamenanu sebanyak lima orang.
"Kami berharap, data yang sudah masuk secepatnya diverifikasi, sehingga penyalurannya tepat waktu dan dapat membantu mahasiswa pada awal semester ganjil tahun 2015," ujarnya.
Dia menambahkan alokasi beasiswa untuk mahasiswa tahun ini sama dengan alokasi tahun lalu yakni untuk 2.000 penerima, yang sudah diseleksi dan direkomendasikan oleh rektor atau pimpinan perguruan tinggi.
Sementara itu, Pemerintah Kota Kupang telah meluncurkan beasiswa bagi 1.000 siswa miskin tepat dilakukan pada HUT Kota Kupang yang ke 19 pada 24 April 2015.
Wali Kota Jonas Salean mengatakan beasiswa yang diberikan kepada 1.000 anak untuk melanjutkan ke perguruan tinggi sebesar Rp2,5 juta pertahun.
Bantuan itu akan diberikan selama empat tahun berturut-turut dimulai tahun ini. Nama-nama penerima akan disurvei oleh pemerintah agar bantuan tersebut tepat sasaran bagi orang yang tidak mampu.
Pemerintah telah menganggarkan uang puluhan miliar untuk program tersebut. Dana bantuan tersebut dihimpun pemerintah lewat pendapatan asli daeran (PAD), yang kemudian dikembalikan lagi kepada rakyat. Dana pemberian bantuan itu, telah mendapat persetujuan DPRD pada sidang anggaran murni.

sumber : news.okezone.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "2.000 Mahasiswa Tak Mampu di NTT Difasilitasi Beasiswa"

Posting Komentar