Al Kahfi, Bintang Olimpiade Matematika dari ITB



Meraih mendali emas di ajang Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) 2015, tentu sulit dibayangkan bagi siapapun. Tetapi ini tidak berlaku bagi Muhammad Al Kahfi.
Mahasiswa yang masih duduk di bangku Tahap Persiapan Bersama (TPB) di Fakultas Matematika ITB, ini sukses meraih mendali emas kategori Matematika di ONMIPA-PT 2015. Remaja kelahiran Padang Panjang, 27 Juli 1996 ini menjadi pemenang absolut di ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
Dalam ajang bergengsi, ini ITB mengondol 22 mendali. Antara lain, meraih tujuh medali emas, delapan medali perak, lima medali perunggu, dan dua honorable mentions pada ONMIPA-PT
tahun ini. Di balik cerita kemenangan ITB sebagai juara umum, ada sosok yang cukup menarik karena usianya yangmasih muda. Ya, ia tidak lain adalah Muhammad Al Kahfi. Remaja berkacamata ini menarik perhatian dengan prestasi gemilangnya tersebut.
Ia pun tidak berhenti sampai di situ, Kahfi akan segera menunjukkan taringnya di ajang internasional, yaitu International Mathematics Competition di Bulgaria pada Juli 2015. Kahfi melaju bersama tiga rekan dari ITB, yaitu Afif Humam, Brilly Maxel Salindeho dan Yusuf Hafidh yang masing-masing dari Fakultas Matematika ITB dan mereka sedang menyiapkan diri bertarung diajang international tersebut.
"Jangan pernah bertarung sebelum memiliki senapan yang kuat," kata Kahfi sebagaimana dikutip dari itb.ac.id, hari ini.
Alumni SMAN 1 Padang Panjang ini menuturkan, ketika mengetahui adanya ajang bernama ONMIPA-PT, dirinya langsung termotivasi untuk mengikutinya. Ia ingin mengasah kemampuan di bidang matematika setelah beberapa tahun tidak mengikuti ajang semacam itu di tingkat nasional.
"Kalau saya tipenya ambisius, jadi selagi ada waktu luang, saya akan memanfaatkan waktu saya untuk belajar matematika," tutur Kahfi.
Untuk menjuarai ONMIPA-PT, Kahfi harus melewati tiga tahap seleksi. Pertama, Kahfi harus mengikuti seleksi di ITB. Tentu saingannya sangat berat karena banyak mahasiswa tingkat atas yang juga mengikuti seleksi tersebut. Walaupun, Kahfi masih di tingkat TPB, ia tidak ragu-ragu dan pesimis. Kahfi pun berhasil melaju ke tahap kedua, yaitu seleksi regional Jawa Barat. Terakhir, Kahfi berhasil lolos ke tahap nasional dan membawa pulang medali emas.
"Cukup banyak target yang ingin saya raih selama di ITB dan alhamdulillah salah satunya sudah tercapai. ½ target berikutnya adalah mendapatkan medali emas di ajang internasional, atau sekurang-kurangnya medali,” ujarnya.
Dia juga mempunyai banyak impian seperti lulus dari ITB dengan IPK cum laude, menjuarai berbagai lomba matematika dan statistik di Indonesia, mengikuti summer course di luar negeri, dan masih banyak lagi. Kahfi yang bercita-cita menjadi seorang matematikawan, aktuaris, dan bahkan ingin menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini memiliki potensi besar untuk menoreh segudang prestasi selama berkuliah di ITB
“Ajang international mendatang akan menjadi medan pertempuran untuk mewujudkan salah satu impian saya,” ujarnya.
Source : news.okezone.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Al Kahfi, Bintang Olimpiade Matematika dari ITB"

Post a Comment