Alasan Peringkat Unair Turun di Dunia

Pada survei QS World University Rankings yang dirilis pekan lalu peringkat Universitas Airlangga (Unair) turun. Dari peringkat 127 (skor 45), rangking Unair drop ke peringkat 147 (skor 48,1).
Rektor Unair Prof Nasih menilai, penurunan tersebut terjadi karena semua universitas berlari kencang.
"Teman-teman kita berlari kencang, ya nanti kita kejar lagi. Tetapi kalau mengejar ITB itu tidak mudah, karena nilai mereka sudah 4.000, sedangkan Unair masih 600," kata Nasih.
Guru Besar FEB Unair tersebut berjanji, Unair akan berusaha tampil beda dengan mengusahakan hasil riset yang dipublikasikan memiliki kontribusi bagi masyarakat luas. Peneliti Unair pun harus menulis hasil penelitiannya dengan bahasa populer.

"Kalau ada yang menulis dan menyebut alumni Unair akan ada reward. Nanti, saat dies natalis akan saya sampaikan bahwa staf dengan publikasi terbaik akan mendapat reward, bahkan kalau masuk Scopus atau jurnal terbaik mendapat Rp25 juta. Selain itu, besaran reward berkisar Rp10 juta hingga Rp15 juta," imbuhnya.
Nasih menyadari, publikasi ilmiah dan jurnal ilmiah masih menjadi kekurangan Unair. Dia pun akan meningkatkan kedua program tersebut. Bahkan, tuturnya, Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat akan dipisahkan agar bisa fokus.
"Kami juga akan prioritaskan FK dan FEB yang memiliki rasio mahasiswa dengan kursi tidak imbang, sehingga kami akan jalankan masterplan twin tower untuk FK. Kemudian FEB akan kami upayakan ada gedung kuliah umum yang memasukkan berbagai prodi," katanya.
Tidak hanya itu, ujar Nasih, pihaknya juga akan mengembangkan kewirausahaan dan pengobatan tradisional (battra). "Awalnya mungkin peminatan, lalu tahun depan menjadi prodi dan dua hingga tiga tahun berikutnya menjadi sekolah secara mandiri," katanya.
Peningkatan, baik dalam hal prestasi riset maupun pemanfaatan hasil riset untuk publik, menjadi "kata kunci" untuk rektor baru Unair periode 2015-2020 itu. Nasih merupakan orang kedua dari fakultas non-FK yang memimpin Unair sejak kampus tersebut berdiri pada 10 November 1954.
Source : news.okezone.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Alasan Peringkat Unair Turun di Dunia"

Post a Comment