Perhatikan Info Ini Jika Ingin Lolos Seleksi Kampus Negeri di Surabaya



Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2015 dijatah sebesar 7962 kursi untuk 6 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Surabaya.
Keenam PTN itu ialah Universitas Airlangga (Unair), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Institute Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Islam Negeri Surabaya (Uinsa) Universitas Trunojoyo (Unijoyo) dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN).
Di seluruh Indonesia, daya tampung penerimaan Mahasiswa Baru (maba) sejumlah 99.223 kursi untuk 74 PTN atau baik 8,7%.
Ketua Panitia Lokasi 50 di Surabaya, Yuni Sri Rahayu, mengatakan seleksi masuk perguruan tinggi ini dibagi menjadi tiga jalur. Yakni SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi), SBMPTN dan Mandiri.
“Dari ketiga jalur itu, masing-masing ada prosentasenya. SNMPTN 50%, SBMPTN 30% dan sisanya Mandiri 20%,” terangnya ketika ditemui di Ruang Sidang, Unesa, Kamis (30/4/2015).
Kenaikan kuota peneriamaan maba ini, karena adanya 10 PTN baru di Indonesia. Salah satunya di Surabaya ialah, UPN.
UPN menjadi salah satu kategori perguruan tinggi swasta yang menjadi PTN tahun ini. Humas UPN, Diana Amelia, mengungkapkan, walau UPN masuk kategori PTN, masih belum bisa mengikuti SNMPTN.
“SNMPTN nggak masuk kemarin, jadi masih bisa ikut SBMPTN sama jalur mandiri,” ujarnya.
Ia menambahkan jika ini mempengaruhi kuota penerimaan maba di UPN. Oleh karena itu, total seluruh kuota UPN yang awalnya 2605 kursi, kali ini dibagi menjadi 2085 kursi untuk SMBPTN dan sisanya untuk jalur Mandiri.
Tidak hanya itu saja penambahan program studi (prodi) sd setiap PTN juga mempengaruhi penambahan kuota peneriamaan.
Di antaranya yang memiliki prodi S1 baru ialah Unesa yakni Seni Musik, Desain Komunikasi Visual, Ekonomi Islam, Teknik Informatika, dan Seni Rupa. Humas Unesa, Suyatno, mengatakan lima prodi itu mempengaruhi peningkatan kuota peneriamaan.
“Kelima prodi ini, juga mempengaruhi peningkatan jumlah pendaftar dan juga kuota kursi penerimaan,” tuturnya.
Sedangkan Unair hanya membuka satu prodi baru yakni Teknologi Hasil Industri Perikanan. Unijoyo, walau tak ada pembukaan prodi baru, peminat pendaftar masih diungguli pada prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Teknik Informatika. Disamping itu, prodi di Uinsa yang masuk kategori SBMPTN ialah prodi umum.
Seperti Sastra Inggris, Psikologi, Politik, Arsitek dan sebagainya. Humas Uinsa, Nanang Kholidin, mengatakan 42 prodi keagamaan masuk kategori ujian masuk perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (UMPTKIN). “Karena dalam lingkup Kementerian Keagamaan (Kemenag),” katanya.
SBMPTN ini serempak dibuka pendaftarannya mulai 11 Mei hingga 29 Mei. Lalu dilanjutkan proses pelaksanaan ujian tulis pada 9 Juni. SBMPTN ini bisa diikuti oleh siswa lulusan tahun 2013, 2014 dan 2015.
Dengan catatan siswa lulusan tahun 2013 dan 2014 telah memiliki ijazah. Peserta yang mengikuti seleksi ini, bisa memilih maksimal tiga prodi baik itu dalam satu PTN ataupun beda PTN.
“Jika memilih satu prodi di satu PTN, maka diperbolehkan memilih prodi di PTN lain dengan ketentuan harus dalam satu lokasi pelaksanaan ujian,” tambah Yuni.
Tidak hanya itu saja, lanjutnya, SBMPTN ini mendapat subsidi dari pemerintah, oleh karena itu siswa hanya dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp 100.000 saja untuk satu formulir.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Perhatikan Info Ini Jika Ingin Lolos Seleksi Kampus Negeri di Surabaya"

Post a Comment