UNS Bangun Rumah Sakit 7 Lantai dengan Helipad di Lantai Teratas



Truk pengangkut material bangunan silih berganti keluar masuk ke dalam lahan yang sedang didirikan bangunan bertingkat di Jalan Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo. Pada seng-seng penutup proyek terpampang tulisan Sebelas Maret University Hospital (Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret) Solo.
Direktur proyek pembangunan Rumah Sakit UNS, Prof Dr Muchammad Syamsul Hadi mengatakan pembangunan rumah sakit milik universitas negeri di Kota Bengawan ini telah dilakukan sejak 14 Maret 2013 lalu.
“Pengerjaan rumah sakit berlantai tujuh ini sudah dilakukan sejak tahun 2013 lalu dan ditarget selesai bulan September 2015,” ujar mantan Rektor UNS ini kepada Tribun Jateng.
Syamsul menambahkan untuk membangun rumah sakit tersebut diperlukan dana Rp 400 miliar. Dana sebanyak itu berasal dari pemerintah (APBN maupun APBD), Saudi Fund of Development (SFD) dan Islamic Development Bank (IDB).
“Untuk pembangunan fisik dananya dari SFD, sedangkan equipment (peralatan) rumah sakit berasal dari IDB dan juga dana dari pemerintah (APBD dan APBN),” sambungnya.
Rumah Sakit UNS tergolong kelas B, berdiri di lahan seluas 5.000 meter persegi. Rumah sakit ini akan memiliki 200 kamar tidur bahkan di lantai teratas akan dibangun helipad atau tempat mendarat helikopter untuk membawa pasien yang butuh penanganan khusus.
Meski demikian, jarak rumah sakit dengan kampus UNS sangat jauh. Hal ini lantaran rumah sakit berada di Pabelan, Kabupaten Sukoharjo, sedangkan Kampus UNS berada di sebelah timur Solo yang berbatasan dengan Kabupaten Karanganyar.
Syamsul mengatakan jarak yang jauh ini menurutnya tidak masalah, lantaran rumah sakit yang dibangun berada di lokasi yang strategis. “Jarak bukanlah masalah, karena lokasi rumah sakit berada di tengah keramaian dan mudah dijangkau, sehingga masyarakat mudah untuk mengaksesnya,” paparnya.
Dia menambahkan tidak masalah juga didirikan rumah sakit UNS meskipun di daerah Pabelan sudah berdiri dua rumah sakit lainnya yakni Rumah Sakit Ortopedi Prof Dr R Soeharso dan Rumah Sakit Islam Yarsis.
“Setiap rumah sakit memiliki keunggulan masing-masing, misalnya RS Ortopedi keunggulannya di tulang maka kami akan fokus ke indoktrin dan penuaan, sehingga nanti akan saling melengkapi,” tandasnya. 
Source : Tribunjateng

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "UNS Bangun Rumah Sakit 7 Lantai dengan Helipad di Lantai Teratas"

Post a Comment