Akhirnya Maya Tempuh Kuliah di Unimed


Keluarga Maya Mutia Hasibuan mengungkapkan rasa terima kasih kepada pihak Rektorat Universitas Negeri Medan (Unimed) karena telah memberikan kesempatan terhadap remaja berprestasi tamatan SMA Mamiyai Jalan Bromo Medan itu, untuk mendapatkan pendidikan di kampus negeri tersebut.
“Saya dan Maya sudah dipanggil oleh pihak Rektor untuk menyelesaikan masalah kelulusan ini. Alhamdulillah, akhirnya anak saya dapat berkuliah di kampus unimed ini,” ungkap Solihan (45) ayah Maya yang warga Jalan Denai, Gang Mula Jadi, Kecamatan Medan Denai, Rabu (28/7/2015).

Solihan menyebutkan, keputusan dapatnya Maya Mutia Sari Hasibuan untuk berkuliah disampaikan langsung oleh Rektor Unimed Syawal Gultom didampingi para staf Unimed.
“Semalam saya sudah bertemu Bapak Rektor Unimed Syawal Gultom, Humas Unimed Surip, dan pembantu Rektor II Chairul Azmi. Di mana dalam pertemuan tersebut Maya dapat berkuliah di Unimed dengan kembali menyiapkan berkas-berkas untuk daftar ulang,” sebutnya dengan mata berkaca-kaca karena tidak menyangka pihak Rektorat memberikan keringanan dengan memperbolehkan Maya untuk berkuliah di Unimed. Solihan menuturkan, anaknya tersebut memiliki cita-cita menjadi seorang guru.
“Cita-citanya Maya apabila jadi sarjana dari Unimed nantinya akan menjadi seorang guru,” tuturnya, sembari menyebut anaknya akan mengambil jurusan Fisika.
Sementara itu, Mutia Maya Sari Hasibuan mengakui sangat senang dengan keputusan pihak Rektor Unimed yang memberikan kebijakan baginya sehingga bisa mengenyam pendidikan di kampus favorit tersebut.
“Cita-cita saya dari dulu ingin menjadi guru fisika Bang. Makanya saya ambil jurusan tersebut. Memang kampus tersebut saya ketahui banyak melahirkan guru-guru yang profesional,” akunya dengan wajah berbinar.
Seperti diberitakan sebelumnya, calon mahasiswi Unimed dari jalur undangan, Maya Mutia Sari Hasibuan (18), harus terhambat untuk berkuliah di Unimed dengan berbagai persoalan.
Pasalnya, ia jadi korban perlakuan yang berbeda dari pihak kampus. Menurut Maya, Kamis (11/6/2015) lalu, ia masuk melalui jalur undangan dengan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) 4151240011 dengan Program Studi Fisika.
Saat melakukan daftar ulang, ia harus membayar uang kuliah sebesar Rp2,5 juta per semester di bank yang telah ditunjuk panitia. Padahal, penghasilan orangtuanya hanya Rp1,2 juta per bulan. Itu pun tak cukup untuk biaya hidup keluarganya sehari-hari.
“Ayah saya tak sanggup membayar uang sebanyak itu,” kata alumni SMA Mamiyai, Jalan Bromo itu beberapa waktu lalu.
Ditambah lagi dengan telatnya Maya mengembalikan berkas sesuai jadwal yang ditetapkan Rektorat. Namun persoalan itu kini sudah bisa diatasi dengan kebijakan Rektor Unimed, Syawal Gultom.



Source : news.okezone.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Akhirnya Maya Tempuh Kuliah di Unimed"

Post a Comment