Sudarmono, Anak Penarik Becak yang Diterima di UGM


Siapa yang menyangka bahwa anak seorang penarik becak bisa diterima berkuliah di salah satu kampus kebanggaan Indonesia. Sudarmono, putra bungsu dari Wagiman yang berprofesi sebagai penarik becak, berhasil diterima berkuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
Rasa senang serta syukur tak luput dari pria berusia 65 tahun itu yang kerap menarik becak di seputaran Pakualaman Yogyakarta.

“Saya baru tahu kalau Sudarmono ikut seleksi masuk UGM saat dia mau berangkat tes minta doa restu. Lalu dikabari lagi kalau diterima. Saya kaget sekaligus bersyukur,” ungkapnya, seperti dilansir laman resmi UGM, Senin (13/7/2015).
Ibunda Sudarmono sendiri bekerja sebagai buruh tani dan berpenghasilan Rp20 ribu hingga Rp 30 ribu setiap hari. Sementara sang ayah telah menarik becak sejak 1992 dan kerap tidur di Masjid Margoyasan karena juga aktif sebagai pengurus di sana.
Sudarmono, pemuda kelahiran 24 Agustus 1997, mengungkapkan keinginannya untuk berkuliah sudah ada sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD). Karena itulah, ia selalu bekerja keras belajar. Hingga akhirnya perjuangan tersebut berbuah manis.
“Waktu kelas I sempat ikut OSN fisika dan kelas II ikut OSN kimia di tingkat kabupaten,” ungkap Sudarmono.
Kemiskinan nyatanya tidak menjadi halangan untuk Sudarmono dalam berprestasi. Hingga duduk dibangku kelas III sekolah menengah atas (SMA), ia tidak pernah melepaskan gelarnya sebagai juara kelas.
Meski harus disibukkan kegiatan sekolah, Sudarmono selalu memiliki waktu untuk bisa mmebantu sang ibu memelihara ternak peliharaan.
“Sering bantu angon kambing di sawah. Hal ini juga yang mendasari keputusan saya untuk ambil kuliah di fakultas peternakan karena memang sejak kecil sudah sangat dekat dengan dunia peternakan, ingin jadi pengusaha bidang peternakan,” imbuhnya.
Rasa syukur pun ditunjukkan oleh sang ibu, Mursiyem. Sebab, ia tidak pernah menyangka bahwa anaknya bisa melanjutkan pendidikan hingga bangku perkuliahan.
“Anak pengin sekali kuliah, tapi bagaimana, kondisinya saja seperti ini. Bersyukur sekali akhirnya bisa dapat beasiswa kuliah gratis,” tuturnya.

source : news.okezone.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sudarmono, Anak Penarik Becak yang Diterima di UGM"

Post a Comment