Teknik Perminyakan, Seleksi Terketat UPN Yogyakarta

Proses Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Yogyakarta cukup ketat. Terutama di Program Teknik Perminyakan. Tingkat perbandingannya mencapai 1:46.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UPN "V" Yogyakarta Ir. Nur Indrianti MT, DEng mengungkapkan hal tersebut, Jumat (10/7/2015).
Total pendaftar SBMPTN di UPN Yogyakarta ada 36.946. Namun yang diterima hanya 2.514. Pendaftar terbanyak di Prodi Manajemen 5.093 pendaftar. Namun daya tampungnya hanya 500 atau perbandingannya 1:10.

"Pendaftar kita naik tiga kali lipat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Bahkan berdasarkan pilihan yang ditulis calon mahasiswa baru, UPN Yogyakarta selalu disandingkan dengan ITB dan UGM. Baik untuk kelompok Saintek maupun Soshum," katanya.
Sementara itu ada beberapa Prodi yang peminatnya mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Seperti Teknik Geofisika. Dalam SBMPTN ini hanya ada 423 pendaftar. Sedangkan daya tampung setelah direvisi, yakni 53 atau perbandingannya 1:4. Meski demikian passing grade cukup tinggi. Tidak ada yang nilainya di bawah 500. Termasuk Prodi di kelompok Soshum juga.
Meski demikian menurut Indri, jumlah pendaftar tidak bisa dijadikan acuan. Sebab ketetatan persaingan berdasarkan jumlah dan naik. Memang untuk nilai rerata tertinggi berada di Prodi Perminyakan. Indri memperkirakan 10-20 persen dari yang diterima tidak akan melakukan daftar ulang.
"Tapi kita tetap yakin, target 3.000 mahasiswa baru akan terpenuhi. Apalagi masih ada Seleksi Mandiri (SM). Kuota kita di SM, 664. Itu sudah termasuk jenjang D3. Jadi untuk kursi yang kosong karena tidak daftar ulang pada SBMPTN akan dipenuhi dalam SM," jelasnya.




source : news.okezone.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Teknik Perminyakan, Seleksi Terketat UPN Yogyakarta"

Post a Comment