UM Undip Membangun Miniatur Indonesia

UM di berbagi kota ini nantinya ingin menjadikan Undip bukan sekedar menjadi miniatur jawa tengah tetapi Undip juga menjadi miniatur Indonesia” demikian dikatakan oleh Rektor Universitas Diponegoro Prof. Dr. Yos Johan Utama, Minggu, 26/7, dalam Jumpa Pers Pelaksanaan Ujian Mandiri di ruang sidang Lp2Mp gedung widya Puraya, kampus Undip Tembalang.
Ujian Mandiri (UM) S1 yang di adakan di 15 kota di Indonesia yaitu Semarang, Jakarta, Bekasi, Bandung, Surabaya, Medan, Pekanbaru, Batam, Bandar Lampung, Balikpapan, Bontang, Denpasar, Makasar, Mataram, Palembang, Kupang, Tangerang, dan Cibubur. ujian Mandiri merupakan jalur masuk perguruan tinggi setelahnya SNMPTN Dana SBMPTN

Prof. Dr. Yos Johan Utama menambahkan bahwa kegiatan UM ini bertujuan memfasilitasi anak bangsa yang memiliki potensi akdemik yang bagus yang ada di pelosok untuk bisa berkompetisi masuk ke Undip dengan lebih mudah.
Lebih lanjut Prof Yos menyampaikan, ujian Mandiri Undip membuka quota 20% dari jumlah mahasiswa yang diterima. "Ini mengisi 20% quota setelah SNMPTN 50% dan 30% SBMPTN" jelasnya.Peserta yang mengikuti UM Kali ini sejumlah 26480 orang disini terdapat peningkatan jumlah peserta dari tahun 2014 yang berjumlah sekitar 23.000 an orang.
3 Prodi terfavorit yang menjadi pilihan peserta adalah Jurusan Kedokteran dengan jumlah peminat, 5.711 orang peserta, Ilmu hukum berada di urutan kedua dengan peminat 3.195 orang, dan diurutan ketiga adalah Jurusan Akuntasi dengan jumlah 2005 orang peserta (undip.ac.id)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "UM Undip Membangun Miniatur Indonesia"

Post a Comment