Keterbatasan Fisik Tak Pupuskan Niat Eki Kuliah di UGM


Selasa 18 Agustus 2015 siang seusai upacara penerimaan mahasiswa baru di Halaman Grha Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Ada sesuatu yang berbeda di mana seorang remaja berusia 19 tahun tampil sederhana terlihat diantara ribuan mahasiswa UGM.
Adalah Eki Waskita Aji remaja penyandang tunadaksa yang berhasil membuktikan menjadi mahasiswa UGM. Ya, keterbatasan fisik bukanlah menjadi penghalang bagi seseorang untuk meraih prestasi dan pendidikan setinggi-tingginya.

Meskipun memiliki keterbatasan fisik Eki selalu berprestasi di sekolahnya. Berkat prestasi itu berhasil menghantarkan Eki masuk di Fakultas Hukum UGM tanpa tes.
Eki merupakan salah satu dari ribuan mahasiswa yang baru saja diterima masuk UGM pada tahun 2015 ini. Sosok pria kelahiran Sragen 19 tahun silam ini memang tidak seperti remaja pada umumnya. Tubuhnya tidak tumbuh sempurna sejak lahir seperti orang normal.
Sebagai penyandang disabilitas, Eki sempat merasa tertekan saat menjalani sekolah di bangku pendidikan dasar karena tidak memiliki tubuh layaknya orang normal. Namun, ia pun mulai menepis rasa itu dan menjadikannya cambuk untuk lebih giat belajar dan berprestasi. Mimpi Eki kedepan adalah ingin jadi bagian dari aparat penegak hukum di Indonesia.
“Keterbatasan fisik ini tidak pernah membatasi keinginan saya untuk meraih cita-cita,” kata Eki.
Kuliah tanpa harus mengeluarkan biaya, kata dia, sangat meringankan beban orangtuanya. Dari penghasilan kedua orangtuanya hanya cukup untuk memenui kebutuhan sehari-hari.
“Ibu saya sehari-hari berjual kue dititipkan di warung-warung dekat rumah,” kata Eki yang sejak 15 tahun terakhir ini tinggal di Pingit, Yogyakarta bersama keluarganya.
Anak pertama dari tiga bersaudara ini mengaku sangat bahagia ketika mengetahui dinyatakan lolos masuk UGM. Kebahagiaanya semakin memuncak karena selama kuliah nantinya ia tidak dipungut biaya sepeserpun hingga usai.
Ia pun berharap kedepan dapat mengikuti perkuliahan dengan lancar dan lulus tepat waktu. Lebih dari itu bisa tercapai apa yang dicita-citakan untuk turut berkontribusi terhadap kemajuan bangsa Indonesia.
“Sangat senang sekali bisa masuk UGM,” jawab alumni SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta ini.




Source : okezone.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Keterbatasan Fisik Tak Pupuskan Niat Eki Kuliah di UGM"

Post a Comment