Maba UGM Siap Berjaya di ASEAN

Pelatihan Pembelajar Sukses Mahasiswa Baru (PPSMB) Universitas Gadjah Mada (UGM) berakhir dengan persembahan selebrasi ASEAN dan Semarak Bendera Merah Putih di Lapangan Grha Sabha Pramana (GSP) Bulaksumur oleh sekira 9.500 mahasiswa baru. Para mahasiswa berkumpul di tengah lapangan membentuk formasi Lambang ASEAN.
Selebrasi ini untuk mengejawantahkan semangat dan tema PPSBM Palapa UGM 2015 yakni "Menyiapkan Pemimpin Muda yang Cerdas, Inspriratif dan Berbudaya, serta bertemakan Integrasi Keilmuan Menyambut ASEAN Community".

Acara penutupan menghadirkan alumni UGM yang sekarang terjun sebagai pengamat politik Hanta Yudha MA dan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) UGM Satria Triputra Wisnumurti, untuk berorasi.
Rektor UGM Prof Dwikorita Karanwati berpesan kepada mahasiswa untuk selalu menjadi Indonesia, bukan menonjolkan kedaerahan. Dia berharap, UGM lahir pemimpin besar yang tidak hanya berjaya di kancah nasional, namun juga di level ASEAN bahkan dunia. Tak lupa Dwikorita juga mengingatkan kepada para mahasiswa untuk selalu berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah berjasa dalam hidup.
"Jayalah Indonesia di ASEAN!" kata Dwikorita kepada mahasiswa.
Saat menyampaikan orasi, Hanta Yudha teringat 15 tahun lalu yang juga pernah duduk di lapangan GSP sebagai mahasiswa baru. Mantan Presiden BEM KM UGM ini merasa bersyukur bisa menyelesaikan pendidikan UGM dengan IPK nyaris empat bulat walau aktif dalam kegiatan berbagai organisasi.
"Teman-teman wajib bersyukur di terima di UGM karena merupakan mahasiswa pilihan," kata Hanta.
Dengan berkuliah di UGM berarti para mahasiswa siap bermetamorfosis menjadi generasi cemerlang dengan karakter kokoh. Dengan bekal tersebut para mahasiswa akan tetap mampu berselancar di atas besarnya gelombang teknologi informasi.
Hanta menyebutkan, seorang calon pemimpin besar harus memiliki kredibilitas, menguasai bidang yang digeluti, kreatif serta memiliki sikap leadership. Semangat nilai ASEAN dan Pancasila, kata Hanta, diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa Indonesia untuk turut berkontribusi, sehingga mampu secara bersama-sama menyukseskan Indonesia di ASEAN Community.
"UGM telah melahirkan banyak tokoh nasional, seperti Joko Widodo, Pratikno, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Karena itu diharapkan lulusan UGM nanti tampil sebagai pemimpin ASEAN dan dunia," katanya.
Sementara Satria mengajak sivitas akademika UGM untuk kembali sebagai universitas kerakyatan. Dia pun meminta rektor untuk menurunkan besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT). Selain itu, setiap hari, lapangan GSP selalu dipenuhi mobil milik mahasiswa yang terparkir, sehingga tidak mencerminkan kampus kerakyatan. Oleh kerena itu BEM mengajak para mahasiswa untuk tidak membawa mobil ke kampus.
"Kalau ada sepeda, pakai sepeda, kalau dekat cukup jalan kaki atau bersepeda motor. UGM lahir dari titisan darah Gadjah Mada sebagai pemersatu bangsa, karena itu mari bangkit sebagai universitas kerakyatan,” kata Satria.




Source : okezone.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Maba UGM Siap Berjaya di ASEAN"

Post a Comment