Mahasiswa Termuda ITS Tahun 2015, Berasal dari Padang Sumatera Barat



Jika dilihat secara rata rata, mahasiswa baru angkatan 2015 berumur 17 atau 18 tahun. Namun siapa sangka, tahun ini ITS memiliki mahasiswa baru yang masih belia. Dia adalah Muhammad Aulia Bukhaira, mahasiswa baru jurusan Teknik Mesin.
Mahasiswa yang akrab disapa Aulia ini menyodorkan tangan kanannya untuk bersalaman ketika dijumpai oleh kru ITS Online. Ia lantas tersenyum sambil memperkenalkan diri dengan menyebut namanya. "Aulia," ungkapnya lantang.


Meski baru saja menyelesaikan ujian Test English as Foreign Language (TEFL) ITS, ia tidak menunjukkan  sedikitpun raut wajah lelah atau stres. Ia terlihat sangat menikmati jam istirahatnya. Masih mengenakan setelan hitam putihnya, ia pun bercerita tentang pengalaman akademiknya. 

Baginya, lahir pada 13 Januari 2000 di Padang, Sumatera Barat, merupakan sebuah karunia. Apalagi, ia dibesarkan oleh orang tua yang sangat memperhatikan pendidikannya. Ia mengaku memasuki Sekolah Dasar (SD) pada umur lima setengah tahun.



Saat itu belum ada SD yang memiliki kelas akselerasi. Seperti yang kita ketahui, kelas akselerasi adalah kelas khusus yang diperuntukkan bagi para siswa berkemampuan istimewa dengan sistem percepatan masa belajar. Ia pun menyelesaikan pendidikannya selama enam tahun disana.

Kemudian, ia melanjutkan pendidikannya di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Padang. Saat itulah ia penasaran dengan yang namanya kelas akselerasi. Karenanya, ia memutuskan mendaftar dan sangat gembira ketika dinyatakan diterima. Jadwal belajarpun diperbanyak, namun  kondisi itu tidak menyulitkan baginya. "Saat itu, pelajarannya masih mudah diikuti," terangnya.

Setelah lulus dua tahun dari SMPN 1 Padang, ia kemudian tertarik mencari sekolah yang memiliki kelas akselerasi untuk dijadikan media belajarnya. Pilihannya jatuh pada Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Padang. Disana ia kembali memasuki kelas akselerasi.

Kesehariannya tidak jauh berbeda dengan masa SMPnya. Jadwal belajar tetap ditambah dan bahkan ia masih menyempatkan diri mengikuti les tambahan di malam hari. Ketika memasuki tahun akhir, ia semakin giat belajar untuk mempersiapkan ujian masuk perguruan tinggi.

Akhirnya ia berhasil menyelesaikan masa studi SMAnya dua tahun kemudian, tepatnya pada tahun 2015. Ia sangat bersyukur, apalagi di tahun yang sama ia dinyatakan diterima di ITS Jurusan Teknik Mesin. "Saya sangat senang diterima di ITS yang merupakan salah satu kampus terbaik di Indonesia," akunya.

Tetap Bersikap Dewasa

Meski dua kali mengikuti kelas akselerasi, ia tidak menjauhkan diri dari teman teman barunya di kampus perjuangan. Ia tetap bergaul layaknya orang pada umumnya. Pautan usia dua tahun lebih muda hanya terbatas pada umurnya saja. Sikap dewasa dan cara bergaulnyalah yang membuat ia mudah diterima temannya.

Kadang ketika ia bercerita dengan temannya, masalah umur kerap kali menjadi guyonan mereka, namun hal itu tidak mengecilkan hatinya. Berpikir positif dan bersifat dewasa selalu ia andalkan ketika teman-temannya menyatakan ia masih di bawah umur. "Saya bersifat dewasa saja menghadapi hal seperti itu. Tidak usah disimpan dalam hati," pungkasnya seraya tersenyum.






Source : its.ac.id

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mahasiswa Termuda ITS Tahun 2015, Berasal dari Padang Sumatera Barat"

Posting Komentar