Rela Makan Nasi lauk Daun Pepaya, Buruh Cuci Ini Berhasil Menyekolahkan Anaknya Hingga S3

foto : kompas.com

Yuniati (49), warga Ketandan Kulon, Imogiri, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta kesehariannya menjalani sebagi buruh cuci dengan penghasilan Rp.250.000,- / bulan. Yuniati berkerja sebagai buruh cuci sejak 1995. Dirinya terpaksa bekerja sendirian karena suaminya dikeluarkan dari pekerjaan.

Dengan penghasilan sebesar itu mustahil bagi Yuniati untuk menyekolahkan anak-anaknya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.Namun dengan semangat dan naluri sang ibu untuk membahagiakan anak-anaknya, Yuniati bekerja dengan sangat keras menjadi buruh cuci, pekerjaan itu dilakoninya pagi, siang dan malam

Demi membiayai sekolah kedua anaknya, Yuniati pun terpaksa mencari pinjaman. Ia berutang ke beberapa bank. "Semua bank sudah saya coba, mulai dari yang bunganya besar sampai yang kecil. Ini demi masa depan anak," ucap dia.

“Saya makan nasi sama daun pepaya enggak apa-apa, yang penting ada biaya untuk sekolah anak. Itu yang terpenting,” kata dia.

Berkat usaha tak kenal lelah, anak sulungnya Satya Candra Wibawa Sakti bisa menempuh kuliah S1 di jurusan Kimia Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), lalu melanjutkan S2 di jurusan Kimia UGM pada tahun 2008, dan saat ini menempuh jenjang S3 di Universitas Hokaido, Jepang. "Sakti selalu dapat beasiswa. Di Jepang ini, dia juga dapat beasiswa dari Dikti," tutur Yuniati. 

Sementara itu, Oktaviana, anak keduanya telah lulus dari Akademi Perawat Bethesda. Dan juga sudah bekerja menjadi perawat di Rumah Sakit Harjo Lukito. "Alhamdulillah, lega. Anak kedua saya sudah lulus dan bekerja. Sakti sebentar lagi lulus dari sekolahnya di Jepang," ucap dia sambil meneteskan air mata. 

Salah satu prinsip Yuanita dalam menjalani hidup adalah Tuhan tidak akan memberikan cobaan melebihi kemampuan umatnya.

"Gusti ora bakal maringi cobaan ngluwihi kemampuan umatnya" Ujar Yuniati

Sampai saat ini, dia masih harus membayar utang sekitar Rp 30 jutaan. Bersyukur, kedua anaknya sudah mampu membiayai hidup sendiri sehingga hasil dari mencuci bisa digunakan untuk mencicil utang. "Melihat mereka bahagia dan sukses, saya senang," ujarnya mengakhiri cerita.



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Rela Makan Nasi lauk Daun Pepaya, Buruh Cuci Ini Berhasil Menyekolahkan Anaknya Hingga S3"

Post a Comment