Uang Kuliah Tunggal Tidak Akan Naik

Tahun ini anggaran untuk biaya operasional perguruan tinggi negeri (BOPTN) mencapai Rp4,5 Triliun. Hal itu pun bisa berdampak pada kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) yang perlu dibayarkan mahasiswa.
Menteri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menyampaikan bila UKT tidak akan naik. "UKT tidak akan naik, dan saya jamin itu. Anak yang kurang mampu harus membayar biaya nol rupiah," ungkapnya di Ruang Komisi X DPR RI, baru-baru ini.

foto : cdn.sindonews.net
Nasir memaparkan, bila semua mahasiswa yang mendaftar berasal dari golongan kurang mampu, maka perguruan tinggi itu sendiri akan kolaps. "Nah, sekarang masalahnya, bagaimana kalau pedaftarnya semua yang tidak mampu? Nah, perguruan tinggi itu bisa kolaps," ujarnya.
Biaya kuliah di Indonesia sendiri tergolong rendah. Hal itu juga disesuaikan kemampuan masyarakatnya. "Kalau di Australia itu biayanya 9 ribu dolar. Kalau Amerika lebih mahal. Sedangkan di Eropa yang paling mahal itu di Prancis. Perguruan tinggi kita ini masih tergolong murah," paparnya.
Ke depannya Nasir akan mendorong sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) yang dicanangkan akan mejadi PTN kelas dunia dengan memisahkan biayanya sendiri. "Bila orangtuanya mampu untuk bisa membayar lebih, ya harus bayar. Bila tidak mampu ya tidak pelru bayar. Nah, ini akan kita pilah-pilah nanti," tambahnya. (source:okezone.com)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Uang Kuliah Tunggal Tidak Akan Naik"

Post a Comment