Lowongan Kerja P2KKP - Kemenpera RI Propinsi Sumsel (Expired 04 Jan.2016)

Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Direktorat Jenderal Cipta Karya
Pengembangan Kawasan Permukiman dan Penataan Bangunan (PKP2B)
PROVINSI SUMATERA SELATAN

Program Penanganan Kawasan Kumuh Perkotaan (P2KKP)
Provinsi Sumatera Selatan

Membutuhkan tenaga-tenaga pendamping yang mempunyai kemampuan melakukan proses pendampingan/fasilitasi masyarakat dan mempunyai kompetensi sesuai dengan kebutuhan program terdiri dari :

1. fasilitator teknik ( kode : FT)
2. fasilitator ekonomi (kode : FE)
3. fasilitator sosial (kode : FS)

Persyaratan :
1. minimal sarjana/S1/PTN/PTS jurusan teknik sipil/arsitektur untuk fasilitator teknik (no.1) jurusan ekonomi/akuntansi/manajemen/keuangan untuk fasilitator eknomi (no.2) dan semua jurusan untuk fasilitator sosial (no.3)

2. usia maksimal 35 tahun pada tanggal 01 Januari 2016

3. diprioritaskan memiliki pengalaman dalam program PNPM/P2KP atau program sejenis (no.1.2.3) dan bidang akuntansi dan pembukuan sederhana (no.2)

4. bersedia ditempatkan diseluruh wilayah P2KKP provinsi sumsel

5. tidak sedang dalam ikatan kontrak kerja serta bukan PNS/TNI/POLRI

6. mampu mengoperasikan komputer, minimal Ms Offic (word, excel dan power point)

7. memiliki rekam jejak moral yg baik

8. mempunyai motivasi belajar yg tinggi dan dapat bekerja secara rutin

Tata Cara Melamar :
Kirimkan lamaran tertulis, CV (cantumkan no.hp aktif), copy ijazah dan transkrip nilai legalisir, copy KTP. copy SIM, foto warna 4x6 (2 lembar), referensi kerja, sertifikat dll.

lamaran diantar langsung ke alamat :

TIM REKRUTMEN PENDAMPING P2KKP PROVINSI SUMSEL
JL.BANDAR AGUNG NO.1005 RT.13 RW 04 KELURAHAN 20 ILIR/SEKIP BANDUNG
KOTA PALEMBANG 30127

(BAGI yang memenuhi persyaratan, dan lolos seleksi akan dipanggil via telp/hp)

NB :
- paling lambat lamaran diterima 04 Januari 2016
- cantumkan kode pada kiri atas lamaran

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Lowongan Kerja P2KKP - Kemenpera RI Propinsi Sumsel (Expired 04 Jan.2016)"

Post a Comment